Misteri “Mana” (Al-Mana) dan Tabut As-Sakinah/Tabut Perjanjian (Ark of The Covenant) TERPECAHKAN!

Al Quran adalah kitab suci yang terakhir diturunkan oleh Allah Swt. Kepada Nabi terakhir Muhammad Saw. Di dalam Al Quran selain berisi sejarah, petuah, filosofi dan ancaman serta kabar baik, juga terdapat banyak sekali petunjuk-petunjuk Science tingkat tinggi.

Seandainya kaum muslim benar-benar menelaah dengan benar-benar segala petunjuk-petunjuk science yang ada di dalamnya, niscaya umat muslim akan mengalami kemajuan yang sangat pesat di bidang Science.

Hal yang serupa terjadi ketika para Ilmuwan memeriksa kisah tentang Umat Nabi Musa (Bani Israel) pada masa eksodus mereka keluar dari mesir setelah lolos dari kejaran Fir’aun di kitab suci. Mereka bertanya, “bagaimana caranya mereka dapat bertahan hidup selama 40 tahun di padang pasir? Mungkinkah mereka memiliki teknologi atau mesin dengan kemampuan luar biasa yang memungkinkan mereka dapat menjaga kelangsungan hidupnya?

Berdasarkan teks” kitab suci, Allah murka kepada Bani Israel karena sikap mereka yang keras kepala dan mereka yang tidak sanggup memahami ajaran nabi Musa malah menjadi menyembah berhala. Karena hal tersebut, Allah mengutuk Bani Israel untuk terkurung di padang pasir selama 40 tahun. Selama itu, kitab suci suci Al Quran menjelaskan bahwa mereka dapat bertahan hidup karena Allah lewat perantara malaikatnya menurunkan “Manna” (Al-Mana) dan “Salwa”.

Mari kita Lihat pernyataan Al Quran terkait hal ini :

“….Dan Kami naungkan Awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka MANNA (al-manna) dan salwa. {Kami berfirman}: “Makanlah baik-baik dari apa yang Kami telah rezekikan kepadamu.” Mereka tidak menganiaya Kami, tetapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri.” { Al-A’raaf : 160 }

“Dan ingatlah ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak boleh sabar {tahan} dengan SATU MACAM MAKANAN saja (MANA/AL-MANNA). Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, Agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi, iaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya dan bawah merahnya.” Musa berkata: “Mahukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperolehi apa yang kamu minta.” { Al-Baqarah : 61 } (http://tafsiralazhar.net46.net/myfile/S-Al-Baqoroh/al-baqoroh_ayat_57-61.htm)

Dilihat dari arti kata, manna ialah karunia, salwa boleh diartikan penawar hati. Tetapi yang dimaksud ialah dua macam makanan enak yang dianugerahkan Allah kepada mereka.

Salwa adalah burung-burung jinak sejenis burung puyuh yang sangat jinak. Salwa selalu datang ke kemah-kemah Bani Israil pada siang hari menjelang sore. Daging Salwa itu sangat gurih dan mudah ditangkap untuk dimakan dagingnya.

Di sini kita tidak bermasalah dengan Salwa, karena seluruh ulama telah sepakat bahwa yang dimaksud dengan Salwa adalah daging burung. Tapi apa itu Manna? Bahkan para ulama sendiri memiliki pendapat yang berbeda-beda dan simpang siur tentang “Mana” (Al-Mana), Sebagian menyatakan bahwa Manna adalah Roti, sebagian ulama menyatakan bahwa Manna adalah madu, dan sebagian ulama lainnya lagi menyatakan bahwa Manna adalah cendawan, lalu sebagian ‘film maker’ menggambarkan “Mana” adalah SUSUUUUUU (APPPAAAA????!!! SUSU??!!!).

Penjelasan tentang Manna ini banyak sekali ketimpangan, tidak jelas, serta simpang siur. apakah “Mana” itu makanan cepat siap saji yang dihidangkan oleh Allah sebagaimana dipercaya oleh banyak orang? Ataukah sesuatu yang lain? Benar-benar tidak ada penjelasan yang pasti, tapi kita disini akan coba memecahkannya.

Menurut riwayat lbnul Mundzir dan Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas, beliau berkata bahwa manna adalah suatu makanan manis siap saji pemberian Allah yang selalu mereka dapati setiap hari kecuali pada hari Sabtu (Sabbath). Rasanya manis dan enak; semanis madu, sehingga tidak aneh bila ada sebagian penafsir yang memberinya arti madu.

Untuk mendapatkan petunjuk dan informasi lebih jauh tentang Manna, mari kita coba lihat petunjuk alternatif lain yang bisa kita dapati dalam kitab “Zohar” sebuah Kitab agama Yahudi.

Zohar adalah buku utama dalam literatur Kabbalistik. Diterjemahkan dari Zohar Ibrani berarti “Cahaya yang berasal dari Pencipta”. Meskipun kitab ini adalah kitab Yahudi dan seringkali dikaitkan dengan Freemason, tapi Kitab Zohar tidak dapat begitu saja dikaitkan dengan sastra Yahudi ataupun Freemason. Karena sebenarnya kitab Zohar ini adalah karya filosofis dan ilmiah. (http://www.kabbalah.com/11.php)

Berkaitan dengan pembahasan SUSU, umm err.. maksud sayah, “Manna”, kitab Zohar menggambarkan sesuatu yang disebut sebagai “Ancient of Days”. Dikatakan bahwa sang “Ancient of Days” ini yang menyediakan Manna setiap hari untuk umat Nabi Musa, tapi apa itu “Ancient of Days”? manusia? Allah? Atau sesuatu yang lain?

Dalam kitab Zohar ini digambarkan bentuk rupa dari “Ancient of Days” yang menyediakan Manna setiap hari (kecuali hari Sabath), sebagai berikut : memiliki ukuran otak yang berbeda, memiliki wajah yang berbeda-ukuran yang berhubungan dengan kotak yang berbeda, dan memiliki sumber cahaya yang berbeda, Dan sebagainya.

Para Teolog telah menyatakan bahwa ini adalah deskripsi gambaran rupa dari Allah yang menurunkan Manna setiap hari. Namun, bila dilihat dari perspektif science modern, apa yang dijelaskan sebagai “Ancient of Days” dalam Zohar belum tentu sosok dewa, apalagi Allah, melainkan lebih mirip dengan sejenis mesin.

APPPAAAAA??!!! SEJENIS MESIN!!

Karena didorong rasa penasaran dengan informasi ini, dua ahli Teknik Mesin, George Sassoon dan Rodney Dale, menggunakan deskripsi anatomis “Ancient of Days” dan berbagai petunjuk-petunjuk yang tertera dalam kitab suci untuk merancang apa yang mereka sebut “Manna Machine”.

Dan bisa ditebak, mereka berhasil menciptakan sebuah mesin penghasil makanan yang disebut sebagai “Mana”, makanan pemberian Allah untuk umat Nabi Musa sebagaimana diceritakan dalam Al Quran, Bible, dan kitab lainnya. Anda bisa melihat penjelasan mereka tentang cara kerja Mana Machine di video ini : http://www.youtube.com/watch?v=DWyCEMlHLuY

Dalam video itu diperlihatkan diagram kunci dari “manna machine” seperti yang disebutkan oleh teks kitab suci.  Sebagai contoh :

– Apa yang disebut sebagai “mulut Ancient of Days” sebenarnya adalah lubang uap udara (air intake) dimana uap yang keluar dari saluran tersebut dideskripsikan sebagai “The Breath of Life”.

– Lalu udara tersebut masuk melalui saluran menuju bagian masin yang dimaksud dengan “Ancient of Days” memiliki otak yang berbeda, padahal itu adalah generator. Tangki penampung dideskripsikan sebagai “The Great Sea of The Ancient one”

– Lalu pipa gas serta saluran pendingin dideskripsikan sebagai “The Beard of The Ancient One”

-…. Dan sebagainya.

Dari situ telah terbukti bahwa “Ancient of Days” atau mesin pembuat “Mana” (Mana Machine) adalah sebuah mesin bio-kimia. Dengan mengambil udara lembab di pagi hari, dan cahaya matahari, mesin tersebut dapat menciptakan ganggang atau “Alga Chlorella”.

Ganggang yang tercipta dalam Mesin tersebut diberi suatu energi cahaya laser yang sangat kuat untuk mempercepat pertumbuhannya. Untuk melakukan hal tersebut, tentunya dibutuhkan suatu sumber energi tertentu, Dan energi tersebut berasal dari ‘reaktor nuklir’ mini yang terdapat di bagian tengah Mana Machine dimana reactor nuklir tersebut dapat menghasilkan sumber panas dan cahaya yang dibutuhkan.

Mana Machine tersebut diyakini dan terbukti mampu menghasilkan sebuah makanan super bergizi tinggi dari Ganggang hijau atau Chlorella Algae sebagai sumber makanannya. Ini adalah sebuah teori yang didukung oleh Agama dan Ilmu pengetahuan modern.

Studi penelitian terkait yang dilakukan oleh Ilmuwan eropa pada tahun 1960 dan 1970 meyatakan bahwa manusia dapat bertahan hidup dalam jangka waktu lama dengan hanya mengkonsumsi ganggang hijau atau Algae Chlorella yang telah diolah sedemikian rupa.

Di masa kini, Chlorella Algae ini adalah makanan yang biasa dimakan oleh para astronot yang bekerja di luar angkasa atau mereka yang hidup dalam ruangan yang sangat tertutup. (Ancient Aliens Vol. 2 : The Evidence)

Saat ini para ilmuwan telah berhasil merintis sebuah proses yang menghasilkan makanan super Algae Chlorella ber-zat protein tinggi melalui energi matahari, uap air, dan ganggang hijau melalui petunjuk-petunjuk yang ada dalam kitab suci Agama” samawi. Salah satu pertanyaan besar adalah “dari mana umat Nabi Musa mendapatkan mesin tersebut?” Dan saya kira jelas ada dua jawaban untuk itu :

1. Mesin tersebut dibangun di bumi, yang merupakan asumsi lemah yang tak bisa diterima baik oleh science maupun oleh agama.

2. Jawaban lain yang bisa lebih diterima, tentu saja adalah bahwa hal itu mungkin datang dari suatu tempat dari luar angkasa. Ini merupakan lompatan besar dari imajinasi kita, tapi itu tidak merubah fakta bahwa mesin tersebut benar-benar menghasilkan makanan super protein seperti yang digunakan oleh para Astronot yang bekerja luar angkasa di masa kini. (Chariots Of The Gods, Manna Machine, Ancient Aliens Vol.2 : The Evidence)

Merujuk pada Kitab suci Al Quran,.. Allah sendiri lewat perantara malaikatnya yang menurunkan Mana Machine, sebuah mesin untuk memproduksi Algae Chlorella ber-protein tinggi (Manna) kepada umat Nabi Musa.

Sebuah pertanyaan nakal muncul, “Apakah mungkin yang dimaksud dengan Malaikat di sini adalah Alien?”

APPPAAA??!! KENAPA HARUS KABUR KE ALIEN SIH??!!!

Jika para astronot di jaman modern ini telah mampu bertahan hidup di luar angkasa dengan hanya mengkonsumsi alga chlorella, apakah Bani Israel di masa Nabi Musa juga telah melakukan hal yang serupa? Ya!

Satu hal yang menjadi jelas sekarang, bahwa apa yang dimaksud dengan makanan “Mana” (Al-Mana) pemberian dari Allah untuk Bani Israel sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran, Bible, juga Kitab lainnya adalah makanan siap saji berupa Algae Chlorella, bukan roti, bukan madu, bukan cendawan, apalagi SUSUUUUU!!

KENAPA SIH KATA “SUSU” INI MESTI DIULANG-ULANG TERUS??!!

Ini adalah gambar SUSU.

Dan ini…… bukan gambar SUSU.

Ini adalah gambar SUSU.

Dan ini adalah…..

Gambar anak kucing.

Kini jelas bisa kita ambil kesimpulan bahwa “Manna” (Al-Manna) adalah sumber makanan yang mengandung kadar Protein tinggi dari Ganggang Hijau (Alga Chlorella).

Mana Machine adalah perangkat yang sangat sensitif. Agar mesin tersebut dapat bekerja dengan baik, maka mesin tersebut harus dibersihkan dan di-Maintenance setidaknya seminggu sekali. Jadi setidaknya satu hari dalam seminggu, mesin itu dibuka dan dibersihkan. Hal itu semakin diperkuat dengan pernyataan dari agama bahwa Manna itu turun setiap hari kecuali di hari sabtu, karena hari sabtu adalah hari untuk beribadah. Dari sini bisa menjadi sangat mungkin bahwa “hari sabath” yang mana oleh agama” diyakini adalah hari khusus untuk Ibadah umat Nabi Musa, sebetulnya adalah hari untuk membersihkan dan me-Maintenance mesin tersebut, bukan hari khusus untuk melakukan ritual ibadah seperti yang banyak orang dan dogma-dogma agama yakini.

Mana Machine adalah suatu perangkat portable yang cukup berbahaya bila digunakan sembarangan. Para tim ahli mencurigai bahwa reactor mini-nuklir yang menggerakkan Mana Machine tersebut diangkut di dalam Tabut As-Sakinah (Tabut Perjanjian / Ark of The Covenant).

Di sini kita dapat melihat petunjuk-petunjuk yang ada dalam agama Islam, Kristen, dan Yahudi bahwa siapa saja yang mendekati Tabut As-Sakinah (Ark of the Covenant) tersebut dan tidak mengetahui cara yang benar menjalankannya, maka ia akan mati mengenaskan.. kebanyakan mati terbakar.

Dan kadang-kadang orang-orang yang mendekati Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) kuku mereka mulai terkelupas dan rambut mereka mulai rontok. Di sini kita memiliki bukti dari kitab suci tentang adanya tanda-tanda dari beberapa jenis efek keracunan radioaktif bagi siapapun yang berada atau berkorelasi langsung secara sembarangan dengan Tabut. Dan semakin dicurigai bahwa Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) tersebut selain menyimpan 10 perintah Allah, juga menyimpan sebuah perangkat reactor mini-nuklir yang diberikan oleh Allah pada Umat Nabi Musa semasa mereka dikutuk 40 tahun terkurung di padang pasir.

Allah berfirman di dalam Surah Al-Baqarah ayat 248 : “Dan Nabi mereka, berkata lagi kepada mereka: ‘Sesungguhnya tanda kerajaan Talut itu (yang menunjukkan benarnya dari Allah) ialah datangnya kepada kamu peti Tabut yang mengandungi (sesuatu yang memberi) ketenteraman jiwa dari Tuhan kamu, dan (berisi) sebagian dari apa yang telah ditinggalkan oleh keluarga Nabi-nabi Musa dan Harun; peti Tabut itu dibawa oleh malaikat. Sesungguhnya peristiwa kembalinya Tabut itu mengandungi satu tanda keterangan bagi kamu jika betul kamu orang-orang yang beriman’.”

Tabut ini pernah diletakkan di Temple of Solomon semasa zaman Nabi Sulaiman a.s. Dan juga tabut ini akan kembali di akhir zaman nanti, Tabut itu hanya akan ditemukan oleh Imam Mahdi. Freemason juga sangat mengincar Ark of The Covenant ini. Kenapa Freemason sangat menginginkannya? Karena orang-orang Yahudi sekarang tengah mencari tabut ini yang mereka anggap sebagai mu’jizat orang-orang Yahudi dan kiblat mereka yang hilang. Mereka meyakini apabila tabut itu berhasil ditemukan maka keagungan dan kejayaan mereka akan kembali dan dapat menguasai dunia lagi.

Kisah tentang Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) bermula ketika Allah memerintahkan Nabi Musa juga membuat tempat/wadah yang juga digunakan untuk menyimpan sepuluh perintah Allah yang disampaikan kepadanya di Gunung Sinai, yaitu apa yang kita sebut sebagai Tabut As-Sakinah atau Ark of The Covenant. Tabut itu dibuat sangat spesifik sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah, tabut itu berwujud peti kayu dengan panjang 1,2 meter, lebar 61 cm, dan tinggi 61 cm. Terbuat dari kayu keras yang disebut akasia, bagian luar dan dalamnya disepuh dengan emas murni. Di sudut-sudut tabut harus ada 4 cincin emas, dimana kayu pengusung yang juga disepuh dengan emas dapat dimasukkan untuk membawa Tabut tersebut. Tutupnya yang juga disebut sebagai “tumpuan kaki tuhan” harus juga terbuat dari emas murni, dimana Patung Mailakat bersayap emas (kerubim) juga diletakkan di ujung-ujung atasnya dan saling berhadapan.

Berikut ini adalah gambar replika dari Ark of The Covenant.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Muhammad bin Askar dan al Husein bin Yahya, keduanya berkata,”Abdur razaq telah menginformasikan kepada kami dengan berkata,’ Bakar bin Abdullah telah menginformasikan kami dan berkata,’Kami telah bertanya kepada Wahab bin Munbih tentang tabut Musa : sebesar apa? Dia menjawab,’Kira-kira 3 x 2 hasta.”

Tabut itu berfungsi sebagai alat sambungan komunikasi langsung bagi Musa pada Allah. Saat Allah ingin menyampaikan sesuatu pada hamba-Nya, Akan muncul awan cerah menyilaukan diatas tutup emas di antara kerubim itu.

SILAUUUU-MEEEEEENNN!!!

Allah memerintahkan hanya pendeta dari suku Lewi yang bisa membawanya.Tidak ada seorangpun, bahkan pendeta Lewi yang boleh menatapnya secara langsung. Jadi, mereka selalu menutupinya dengan kain biru dan kulit binatang. Sejak awal, tabut itu sudah menampakkan sisi berbahaya. Dua keponakan Musa yang mencoba memberikan persembahan kepada Tabut itu dan keduanya langsung mati terbakar. Menurut legenda, kerubim itu memercik tanpa henti, menghanguskan orang dan benda yang menyentuhnya. Tabut itu mendampingi Kaum Israel selama mereka mengembara dan berperang. Bersama tabut itu, orang Israel mampu menaklukkan tanah yang dijanjikan. Benda ini mengandung kekuatan dan kepentingan yang tak terbayangkan. Ada catatan luar biasa bahwa tabut itu terangkat dari tanah dan kemudian mengeluarkan suara-suara gemuruh dan menyerang musuh Bani Israel hingga mereka tewas tak bersisa.

Satu orang malang bernama Uza, hanya berniat menstabilkan Tabut tersebut saat tampak goyah sewaktu diangkat oleh para pendeta Lewi, dan ia langsung mati terbakar. sesudahnya, Musa memerintahkan agar dibuatkan kemah/tenda untuk meletakkan Tabut itu. Bukan untuk melindunginya dari orang, tapi justru sebaliknya, untuk melindungi orang-orang dari bahaya yang bisa ditimbulkan dari Tabut tersebut.

http://dimassiburian.blogspot.com/2010/12/ark-of-covenant.html

http://dimassiburian.blogspot.com/2010/11/does-god-have-sense-of-humor.html

300 tahun kemudian, Tabut itu meninggalkan orang Israel ketika orang Filistin merampas tabut itu.

Bila kita memperhatikan deskripsi Tabut As-Sakinah yang ada dalam kitab suci dan kisah-kisah dalam agama-agama samawi, dikatakan bahwa Tabut itu memang dapat berubah menjadi senjata pemusnah massal. Tabut tersebut dapat terangkat naik ke udara dengan mengeluarkan suara gemuruh, melancarkan serangan ke arah musuh-musuh Bani Israel. Saat kaum Filistin (Palestina) merampasnya, mereka membuat kesalahan besar dengan membukanya seenaknya, dan dari situ banyak orang yang tewas karena radioaktif. Tujuh bulan kemudian orang Filistin mengembalikannya pada Bani Israel. Kematian dan Wabah borok melanda kaum Filistin akibat Tabut itu.

Kitab suci dan riwayat-riwayat dalam agama-agama samawi menggambarkan dengan cukup jelas bahwa penyebab kematiannya karena tumor serta kanker juga penyakit kulit yang bisa dilihat di leher-leher mereka. Ini merupakan hal yang sangat misterius dan membingungkan.

Akhirnya, di masa pemerintahan King David (Nabi Daud a.s), Allah menyuruh Daud mendirikan Baitul Maqdis untuk menempatkan tabut tersebut, tapi puteranya Nabi Salomo/Sulaiman a.s yang membangunnya karena Nabi Daud banyak disibukkan dengan urusan rakyatnya. Nabi Sulaiman mengirim kayu dari pohon cemara dan cypress dan membangun Baitul Maqdis dengan batu dan mengokohkannya. Bagian interiornya menggunakan kayu yang diukir dan membuat haikal (altar) dari emas dengan berbagai peralatan didalamnya juga dari emas. Setelah itu Sulaiman meletakkannya di dalam haikal. (Tarikhul Ya’qubi hal 21)

Nabi Sulaiman berhutang besar untuk membangunnya, karenanya ia harus memberikan 20 desa terdepan untuk kerajaan tetangga. Hanya pendeta tinggi saja yang bisa mendekati dan memasuki ruang penyimpanan tersebut, itupun mereka harus masuk dengan menggunakan pakaian khusus sambil membakar dupa.

Tabut tersebut disimpan di dalam ruangan yang di kelilingi oleh tujuh tembok dan dijaga oleh para tetua Imam terpilih dari Bani Israel. Hanya ruangan dari tembok pertama sampai dengan ke empat bisa digunakan untuk berdoa oleh para imam disana. Dan untuk ruangan ke lima maupun ke enam hanya boleh dimasuki oleh para tetua imam saja. Sedangkan yg boleh masuk keruangan paling dalam atau ruangan ketujuh dimana tabut tersebut disimpan, hanya seorang imam pilihan saja, yakni yang menjadi penjaga dari tabut suci tersebut.

Imam penjaga tabut, tidak diperkenankan keluar dari gua tersebut, bahkan ia hanya diperbolehkan keluar sampai dengan keruangan ke enam saja, untuk mengambil makanan/minuman yg dibawakan oleh imam tetua lainnya. Ia harus tinggal diruangan tersebut selama hidupnya, bahkan ia harus puasa dan berdoa selama 225 hari dalam setahun. Apabila ia mati maka ia akan digantikan oleh imam pilihan lainnya. Kebanyakan penjaga di situ dipercayai akan mengalami buta dan menemui ajal dalam keadaan tubuh mereka terbakar atau keracunan radioaktif dari tabut tersebut yang dikatakan menyimpan reaktor nuklir sehingga siapa saja yang menyentuhnya secara sembarangan juga akan menemui ajal.http://johneox.wordpress.com/rahsia-tabut-nabi-musa/

Berdasarkan uraian-uraian tersebut, kita mendapatkan suatu bukti kuat berupa deskripsi yang sangat jelas tentang tanda-tanda keberadaan radioaktif dalam Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant). Benda sakral seperti apa yang bisa memiliki atribut seperti sebuah mesin dan memiliki efek-efek yang terlalu mirip dengan radioaktif? Diduga kuat bahwa reaktor nuklir yang juga menjadi penggerak Manna Machine disimpan di dalam Ark of The Covenant.

Lalu, bagaimana benda penting dari Allah bisa lenyap begitu saja? Ibnu Khaldun mengatakan bahwa tabut itu diletakkan di haikal hingga waktu yang hanya Allah saja yang mengetahuinya kemudian Baitul Maqdis dihancurkan oleh Bukhtanshar setelah 300 tahun pembangunannya. Dia membakar taurat dan tongkat Musa serta meruntuhkan haikal serta menghamburkan batu-batunya. Setelah haikal dihancurkan oleh Bukhtanshar, raja Babilonia, Iraq maka hingga sekarang tabut tersebut tidak ditemukan.

Apakah terdapat petunjuk, di mana tabut itu berada saat ini? Banyak orang masih mencari tabut tersebut hingga saat ini, dan itu dimulai dari Bait Suci yang dibangun Nabi Sulaiman sebagai tempat untuk menyimpan Tabut. Tapi kini, tak ada satupun artifak atau batu yang menunjukkan di mana tepatnya tabut itu berdiri di Bukit Bait Suci Yerusalem. Tembok ratapan yang terkenal, mungkin sekarang merupakan situs suci Yahudi yang berharga. Tembok ini adalah merupakan sisa-sisa Bait Suci kedua yang dibangun berabad-abad setelah tabut itu lenyap. Sebagian penyembah di sini menunggu saatnya penghuni Bukit Bait Suci Dome of the Rock milik Islam hancur. Dan Bait Suci Yahudi ke-3 akan didirikan di tempat tersebut. Inilah salah satu faktor yang menimbulkan perselisihan hebat tanpa henti antara Israel dan Palestina hingga sekarang. Menurut Perjanijian Lama, Tabut itu ditempatkan disana sekitar 955 SM. Tapi, sekitar tahun 620 SM rujukan tentang artifak terpenting dalam agama Yahudi ini berhenti. Lenyap begitu saja dari sejarah.

Dimanakah sebenarnya Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) berada sekarang? Untuk mengetahui jawabannya, kita harus memeriksa sebuah pulau terpencil di Kanada… Pulau Oak.

Pulau Oak merupakan nama dari sebuah pulau kecil yang terletak di Lunenberg County, selatan pantai Nova Scotia, Kanada. Pulau ini sebenarnya merupakan pulau biasa, tidak ada sesuatu istimewa darinya, tidak ada potensi sumber daya alam yang dapat di eksplorasi disini. Namun bagi para pemburu harta karun, pulau kecil ini mendapatkan posisi yang istimewa di hati mereka. Kejadian bermula ketika pada tahun 1795, 3 orang remaja menemukan sesuatu yang menarik, yaitu sebuah lubang yang ditutupi oleh dinding yang terbuat dari tanah liat. Dengan rasa semakin penasaran ketiganya lalu membuka penutup lubang dan melakukan penggalian. Ketika penggalian mencapai kedalaman 3 meter, mereka menemukan sesuatu yang menarik lagi. Lubang itu dihalangi oleh beberapa potong kayu pohon ek yang dipasang saling bersilangan sehingga mengesankan ada seseorang yang dengan sengaja menghalanginya untuk melakukan penggalian lebih dalam lagi.

Keadaan pulau Oak tak jauh beda dengan kisah pulau misterius lainnya. Misteriusnya kenapa? karena pulau ini dulunya tak berpenghuni, vegetasi-vegetasi liar membuatnya semakin tampak seram dan menurut penuturan beberapa orang, di pulau ini sering terlihat kerlap-kerlip cahaya misterius di malam hari. Beberapa orang yang mencoba menguak misteri harta karun yang terpendam di Pulau Oak sering di kabarkan menghilang tanpa jejak, sehingga banyak yang meyakini pulau ini merupakan sarang/pusatnya aktifitas para perompak/pencoleng. Hal itu pula yang mengurungkan niat mereka untuk menggali lebih dalam lagi.

Penggalian baru dilanjutkan 9 tahun kemudian dengan peralatan yang lebih baik. Bahkan hingga kini, penggalian masih terus dilakukan oleh banyak pihak, namun masih belum didapati hasil yang memuaskan.

Selama berabad-abad, para pemburu harta karun silih berganti melakukan penggalian di Money Pit, namun mereka selalu pulang dengan tangan hampa. Terutama dikarenakan karena sebuah tulisan prasasti pada salah satu dindingnya yang mengatakan bahwa ada sesuatu yang berharga terkubur di bawahnya, tapi itu diduga hanya ulah iseng para pencari harta karun sebelumnya beberapa abad yang lalu yang kesal karena tidak juga mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

Para pencari harta karun mulai berkurang jumlahnya di abad 21. Rupanya rahasia Money Pit ini tak mudah dikuak oleh mereka, halangannya begitu berat. Halangan-halangan itu berupa air yang sering secara tiba-tiba memenuhi lubang tersebut, dsb. Bahkan tercatatat di tahun 1937 tiga orang penggali tewas di money pit sehingga semakin menambah daftar kelam sejarah para korban-korbannya, seolah-olah maut sedang mengintai siapa saja yang mencoba membongkar isi Money Pit.

Pada tahun 1936, Gillbert Hadden yang bekerja sama dengan Fred Blair memulai investigasi baru terhadap pulau Oak. Kali ini fokus mereka tidak hanya pada lubang galian utama, tetapi kepada seisi pulau. Mereka mulai mencari hal-hal yang mungkin akan terkait dengan harta karun tersebut. Investigasi ini akhirnya menemukan 2 hal penting. Yang pertama adalah penemuan batuan berukir pada kedalaman 90 meter dari di lubang galian harta karun, sedangkan penemuan kedua adalah sepotong kayu yang diduga merupakan bagian dari suatu konstruksi besar karena mempunyai bentuk yang dapat dihubungkan dengan bagian lainnya dengan menggunakan sebuah pin (mungkin semacam baut).

Hingga saat ini pengeboran masih berlanjut. Pengeboran saat ini dikomando oleh Blankenship dan Briton. Penemuan besar yang terjadi dari Briton dan Blankenship, yaitu apa yang dikenal dengan nama Borehole 10-X. Tabung baja sepanjang 237 meter, dan tenggelam pada kedalaman 180 meter meter di tepi timur laut.

Banyak pencari harta meyakini, bahwa sebuah benda yang sangat berharga telah terpendam lama di Pulau Oak. Sejak akhir abad ke-17 hingga saat ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk menggali harta karun pulau Oak, namun nihil. Teknologi kuno sekali lagi membuktikan betapa hebatnya apa yang dianggap kuno bisa memperdaya teknologi yang kita sebut “modern.” http://iqbalb2st.blogspot.com/2010/08/korea-selatan.html

Tapi siapa -atau apa?- yang membuat lubang labirin harta karun ini? Apa tujuannya? Dan yang lebih penting adalah, apa sebetulnya sesuatu yang berharga yang tersembunyi dalam lubang labirin tersebut? Banyak teori yang mengatakan bahwa lubang tersebut digunakan oleh Perancis untuk mengubur harta mereka, sebagian mengatakan tempat penguburan harta bangsa Viking, sampai asumsi edan tentang tempat penguburan naskah asli Shakespeare.

Tapi ada satu teori yang paling kontroversi dan paling berani, yaitu salah satu teori yang menyatakan di pulau Oak tersembunyi sebuah benda yang sangat sakral dan paling ditakuti semasa jaman Nabi Musa. Dengan kata lain, Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) disembunyikan dalam lubang labirin “Money Pit” di pulau Oak.

Terdapat suatu kemungkinan yang sangat besar bahwa Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) berikut isinya tersembunyi di lubang labirin “Money Pit” di Pulau Oak. Mengapa para ahli sampai berspekulasi demikian?

Ark of The Covenant disembunyikan karena kekuatan besar dan berbahaya yang dimilikinya. Merujuk pada Hipotesanya, bahwa di dalam Ark of The Covenant tersimpan sebuah reaktor bertenaga nuklir yang mana bukti tanda-tanda keberadaan reaktor nuklir tersebut bisa kita dapatkan dalam kitab suci dan kisah-kisah dalam agama-agama samawi.

Salah satu riwayat menyatakan bahwa Ark of The Covenant dibawa oleh para Knight of Templars semasa perang salib ketika mereka melakukan ekspedisi arkeologis di Baitul Maqdis di Jerusalem. Dan diduga kuat bahwa apa yang mereka cari dalam ekspedisi tersebut adalah Ark of The Covenant.

Riwayat tersebut mengatakan bahwa Knight of Templar membawa Ark of The Covenant ke Skotlandia dimana mereka membuat aliansi dengan keluarga Sinclair. Beberapa sejarawan mempercayai bahwa keluarga Sinclair telah membawa Ark of The Covenant ke Pulau Oak pada tahun 1400 untuk melindunginya dari invasi tentara Inggris. Di sini, bisa sangat besar kemungkinannya bahwa keluarga Sinclair-lah yang membuat lubang labirin “Money Pit”.

Jika itu benar, apakah ada bukti fisik tentang hal tersebut?

Buktinya adalah, pada tahun 1990, beberapa Ilmuwan mengirimkan kamera ke dalam salah satu lubang Money Pit. Di sana,   mereka menemukan benda aneh yang memiliki bentuk bulat tubular. Terdeteksi memiliki kandungan radioaktif, memiliki kandungan C-14 yang beragam dan usia Radiometrisnya berkisar mulai dari usia yang sangat tua sampai ke usia yang sangat ‘futuristik’. Nah, itu adalah hal yang sangat aneh dan sangat tidak mungkin terjadi. Tapi bagaimanapun, itu bisa menjadi sangat mungkin bila itu adalah efek yang ditimbulkan oleh semacam radioaktif atau radiasi nuklir.  (Ancient Aliens Vol. 4 : Closer Encounters)

Dari bukti-bukti tersebut, para ahli banyak mencurigai bahwa Ark of The Covenant yang di dalamnya terdapat sebuah reactor nuklir telah disembunyikan di sana, tersembunyi di dalam lubang labirin yang sangat sulit untuk dijelajahi.

Bagaimana jadinya bila Tabut As-Sakinah (Tabut perjanjian/Ark of The Covenant) benar-benar ditemukan di dalam lubang labirin Money pit? Apakah itu akan semakin membuktikan kebenaran agama Allah? Ataukah itu akan membawa pada bukti lain akan adanya Intervensi Alien dalam agama kita, sebagaimana yang dijelaskan oleh para pemegang teori Ancient Alien? Ataukah ini menandakan bahwa saatnya perang akhir jaman telah tiba? Yang jelas, penemuan Ark of The Covenant itu adalah bukti kuat yang selama ini ditunggu-tunggu oleh para pemegang teori Ancient Alien.

Satu hal yang pasti, bahwa bila itu terjadi : maka dunia yang selama ini kita ketahui, akan berubah secara dramatis. Struktur pemerintahan dan struktur-struktur system kepercayaan akan mengalami perubahan drastis.

Sebuah Riwayat menyebutkan bahwa yang dapat menemukan dan mengambil kembali Tabut As-Sakinah (Ark of The Covenant) hanya oleh Imam Mahdi dan akan digunakan untuk melawan pasukan Dajjal pada perang di Akhir jaman. Bila riwayat tersebut benar adanya, maka sangat tidak aneh bila para tim penggali selalu mengalami kesulitan dan mengahadapi bermacam gangguan dan berkali-kali berputus asa dalam menggali lubang labirin Money Pit, karena Ark of The Covenant dijaga sedemikian rupa agar hanya dapat ditemukan kembali oleh Imam Mahdi dan sesuai dengan janji Allah, bahwa ia tidak akan pernah lagi mengembalikan Ark of The Covenant ke tangan orang-orang Yahudi meskipun orang-orang Yahudi berusaha keras jungkir balik untuk mendapatkannya.

If the Ark of the Covenant is found at the bottom of the Money Pit, well… story’s over.

(reon gagal pertamax/dari berbagai sumber, dan sedikit Jokes ala http://ikemasenojousama.blogspot.com/)

Iklan

The URI to TrackBack this entry is: https://mugiwaranonakama.wordpress.com/2011/06/14/misteri-mana-al-mana-dan-tabut-as-sakinahtabut-perjanjian-ark-of-the-covenant-terpecahkan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

8 KomentarTinggalkan komentar

  1. hahahha info baru lagi nih ….nice info…tp dr beberapa blog yang aq baca katanya tabut di bawa ke ethiopia….

  2. Walaupun tidak paham secara keseluruhan dan agak aneh ketika membaca ini, tapi suer, keren bgt, mantafff…

  3. manna dan salwa hikmahnya besar

  4. uaian yang sangat panjang , tapi enak juga di baca 🙂

  5. enak… tapi nagaco…

  6. Uraian yg sgt brmanfaat untk wawasan sejarah. Law bolh kash tau donk langkah langkah memahami stiap ayat alquran. Karna msh byk ayat alquran yg ktika d.bca artinya tapi gk bsa lgsung d.cerna mentah .

  7. Kaum Yahudi ingin menguasai dunia. Mereka mengulang kesuksesan dulu seperti jaman bersama nabi Musa. Maka mereka mencari tabut suci untuk berperang dengan orang Palestina.

  8. tabut itu mungkin berada di situs gunung padang yg baru ditemukan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: